Ganjar Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis: IPK Tinggi Bukan Jaminan

pranusa.id January 20, 2023

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.(Liputan6.com/Faizal)

PRANUSA.ID — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri acara wisuda sarjana dan pascasarjana Universitas Prof Dr Moestopo di Plenary Hall JCC, Senayan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Ganjar sempat bicara soal IPK hingga PHK.

Ganjar awalnya menyampaikan terkait beberapa perguruan tinggi saat ini mulai mengedepankan kegiatan eksternal kampus. Dia lalu mengajak mahasiswa ikut kegiatan eksternal dan menjadi aktivis.

“Beberapa perguruan tinggi hari ini sudah mulai menginternalkan kegiatan-kegiatan eksternal kampus. Maka anda jadi aktivis jadi dapat nilai. Hari ini mereka-mereka yang aktif menjadi ketua organisasi itu bisa dikonversi menjadi nilai akademis,” kata Ganjar dalam orasi ilmiahnya, Kamis (19/1/2023).

Kemudian, Ganjar mengungkapkan hasil indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa tidak menjadi jaminan orang tersebut akan berhasil. Karena itulah, ia sekali lagi berharap para mahasiswa dapat mengasah keterampilannya untuk menghadapi situasi dunia saat ini.

“Hari ini kemudian kita punya hasil research. Tetap semangat ya tapi jangan tersinggung. IPK tinggi bukan jaminan bisa bertahan. Banyak badai PHK sekarang ini. Soft skill yang sekarang banyak dibutuhkan. Seberapa kenal Anda dapat menghadapi situasi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ganjar juga menyinggung soal mahasiswa yang hanya mengikuti perkuliahan tatap muka di kelas akan kurang keterampilannya dalam menyelesaikan masalah. Dia meminta masyarakat lebih aktif keluar dan melakukan problem solving.

“Tanpa mengurangi rasa hormat saya, kadang-kadang kalau kita cuma masuk kelas, ujian, ke luar kelas. Kita tidak pernah mendapatkan problem solving. Kita tidak pernah berantem untuk mengambil suatu gagasan,” tuturnya.

“Maka hari ini kita mendapatkan tantangan ke depan agar soft skill kita makin hari makin bagus. Maka wisudawan yang hari ini ingin menyiapkan masa depan yang cemerlang, kita harus inovatif dan kreatif,” pungkasnya. (*)

Detik.com

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…