Gus Nur: Jokowi Mundur, Permasalahan di Indonesia Selesai

pranusa.id February 28, 2022

FOTO: Sugi Nur Raharja alias Gus Nur

PRANUSA.ID– Pendakwah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengutarakan pendapatnya soal tuntutan masyarakat yang meminta agar Yaqut Cholil Staquf dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Agama.

Menurutnya, tuntutan tersebut tidak akan pernah terwujud. Gus Nur menekankan bahwa Presiden Joko Widodo dan Menag Yaqut adalah satu kelompok yang saling melindungi.

“Saya minta tolong kepada Presiden Jokowi pecat Menag, heh kok bisa minta tolong ke Jokowi? Otaknya mana ini, otak mana otak? Capek deh. Nanti tanahnya digusur, saya minta tolong kepada Presiden Jokowi saya digusur pak,” sindir Gus Nur dilansir dari video yang diunggah oleh akun @Lelaki_5unyi, pada Senin (28/02/2022).

“Kamu gak berpikir kalau mereka itu satu sistem, satu rezim?” sambung Gus Nur dengan wajah yang terlihat bingung. Gus Nur pun mencontohkan pengesahan Permenaker yang membuat dana Jaminan Hari Tua baru dapat diambil pada usia 56 tahun.

Menurut Gus Nur, itu tidak lain dari perintah Jokowi. Barulah kemudian ketika terjadi respon penolakan yang kuat dari masyarakat, Jokowi seakan menjadi pahlawan.

“Jokowi memerintahkan agar terjadilah JHT, supaya bisa dicairkan ketika pensiun atau ketika umur 56, itu Jokowi yang izinkan. Begitu demo rame-rame, Jokowi pula yang merevisi. Bagus kan? Dia yang bikin masalah, dia yang pura-pura tampil jadi pahlawan,” tutur Gus Nur mencontohkan.

Karena itu, seperti halnya Permenaker itu, kasus Menag Yaqut juga demikian. Sebab terbitnya Surat Edaran Menag tidak mungkin tanpa persetujuan Jokowi.

“Sekarang Menag bikin kisruh lagi, dan masih ada orang yang, ‘tolong Pak Jokowi pecat menag,’ halo? Sudah ganti berapa kali Menag, hai sudah berapa kali ganti Menag? Mau ganti sepuluh? Nanti kalau kisruh lagi, blunder, tolong pak Jokowi ganti Menag. Menagnya dipecat, nanti diganti yang baru begitu lagi, diganti lagi yang baru begitu lagi,” kata Gus Nur.

Pola ganti-pecat itu akan terus terjadi sebab yang menjadi masalah, kata Gus Nur, bukan menterinya tapi Jokowi. Karena itu, kalau mau Indonsia aman dan tentram, maka Jokowi yang harus turun.

“Terus berhentiinnya Jokowi kapan? Kalau Jokowi berhenti, Jokowi turun, selesai permasalahan di Indonesia ini. Otak mana otak? Tolong pecat Menag otak mana otak?” tutup Gus Nur.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gus Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota Haji Tambahan Merupakan Perintah Presiden Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tim penasihat hukum mantan Menteri Agama Yaqut…
Presiden Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN: Minta Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN Dipangkas
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh…
Kepala BGN Minta Maaf atas Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara…
Ahmad Muzani Sebut Presiden Prabowo Banyak Mendalami Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa…
Perketat Aturan Imigrasi, Donald Trump Tandatangani Dua Perintah Eksekutif Batasi Birthright Citizenship
WASHINGTON, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu…