Hujan Proyek Pemerintah Pusat dan Hibah UEA untuk Kota Solo

pranusa.id November 4, 2023

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (Dok. Gesuri).

Penulis: Bagas R. | Editor: Jessica C. Ivanny

PRANUSA.ID– Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dalam beberapa kesempatan sering mengajak para pengkritiknya untuk datang ke Solo guna menyaksikan perubahan kota tersebut di bawah kepemimpinannya.

Salah satu yang sering diumbar oleh putra sulung Presiden Jokowi ini adalah pertumbuhan ekonomi Solo pada tahun 2022 yang mencapai 6,25 persen. Di samping juga masifnya pembangunan infrastruktur di kampung halaman Presiden Jokowi tersebut.

Namun, belakangan pencapaian Gibran terkait perkembangan Kota Solo dipertanyakan oleh banyak pihak. Apakah pencapaian pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi di Kota Solo murni usaha Gibran sendiri?

Apalagi, setelah ditelusuri, ternyata ada banyak proyek pemerintah pusat melalui skema pembiayaan APBN yang dikerahkan untuk pembangunan di Kota Solo.

Mirisnya, dilansir dari Kompas.com, pembangunan infrastruktur besar-besaran di Solo yang anggarannya dari dana APBN ini bahkan terlihat kontras apabila dibandingkan daerah lain di Solo Raya seperti Kabupaten Boyolali, Sragen, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri.

Total, ada 16 proyek pembangunan di Kota Solo yang bersumber dari pemerintah pusat. Masifnya pembangunan infrastruktur membuat perubahan wajah Solo semakin terasa. Tentu saja pembangunan-pembangunan tersebut mempunyai dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Solo.

Hibab Ratusan Miliar Rupiah

Tidak hanya menerima belasan proyek pemerintah pusat, Kota Solo ternyata juga tercatat menerima hibah dengan angka fantastis dari Uni Emirat Arab (UEA). Dilansir dari Solo Pos, program pembangunan di Solo yang dibiayai dana hibah UEA senilai US$15 juta atau sekitar 233 miliar rupiah.

Dana hibah itu sendiri diterima oleh Gibran setelah dirinya datang ke negara tersebut untuk memenuhi undangan Presiden UEA mulai tanggal 25 Desember – 31 Desember 2022.

Pada saat itu, Gibran mengaku tidak ada timbal balik atas pemberian hibah dari pemerintah UEA.

“Timbal balik tidak ada. Namanya hibah gak berharap apa-apa,” ungkap Gibran dikutip dari TribunSolo.com, Jumat (30/12/2022).

Namun, apa motif pemerintah UEA tiba-tiba mau memberi kucuran dana besar tersebut untuk Kota Solo yang kebetulan sedang dipimpin oleh putra seorang presiden?

Tidak cukup berhenti di hibah berupa dana, UEA kembali memberi hibah kali ini dalam bentuk Rumah Sakit untuk Kota Solo. Gibran sendiri mengatakan bahwa hibah RS itu dari Kementerian Pertahanan UEA.

Saat ditanya wartawan mengapa pemerintah UEA ingin menghibahkan RS untuk Kota Solo, Gibran saat itu mengklaim karena Solo sudah dekat dengan UEA. Meskipun pada akhirnya tidak juga menjawab bagaimana relasi itu bisa terbentuk sampai UEA mau menggelontorkan banyak uang untuk membantu Kota Solo.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ratusan Mahasiswa Forum BEM se-DIY Turun ke Jalan, Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset Hingga Reformasi Polri
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Kawasan wisata Malioboro hingga Titik Nol Kilometer…
Gandeng CEO PT Jababeka, Mantan Bupati Ende Djafar Ahmad Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Musibah gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores…
Kisah Pilu Penyintas Gempa Flores di Wolowaru: Mengungsi di Tenda Seadanya Bersama Bayi Berusia Satu Bulan
ENDE, PRANUSA.ID — Bencana alam gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7…
Semarak Peringatan Kemerdekaan dan Pepenkris di SMP Budya Wacana, Asah Kreativitas dan Iman Siswa
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — SMP Budya Wacana Yogyakarta menggelar rangkaian kegiatan…
Rangkaian Jakal Bookshop Festival 2026, Toko Buku Multitude Bedah “Kasih Ibu Sepanjang Buku” Karya Gunawan Tri Atmodjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Toko Buku Multitude bekerja sama dengan Radio…