Jokowi: Pilkada 2020 Harus Tetap Jalan, Tak Bisa Tunggu Pandemi Berakhir

pranusa.id September 8, 2020

Presiden Joko Widodo. (INT)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Pilkada Serentak 2020 harus tetap diselenggarakan meskipun banyak pelanggaran aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sudah terjadi di masa pendaftaran.

Seperti diketahui, Bawaslu mencatat ada 243 dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon kepala daerah selama dua hari pendaftaran peserta Pilkada 2020 digelar.

“Penyelenggaraan Pilkada harus tetap dilakukan dan tidak bisa menunggu sampai pandemi berakhir. Karena memang kita tidak tahu, negara mana pun tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Hal itu disampaikannya menanggapi pernyataan anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini yang meminta pemerintah menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 jika tak ada kepastian pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat.

“Jika pemerintah, KPU dan DPR tidak dapat memastikan protokol kesehatan akan dipenuhi secara ketat, kami mendesak agar tahapan Pilkada 2020 ditunda terlebih dahulu,” kata Titi dilansir Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Jokowi sendiri mengaku memang masih banyak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan sejumlah bakal pasangan calon (bapaslon).

“Ada deklarasi bapaslon Pilkada yang menggelar konser yang dihadiri ribuan dan mengundang kerumunan, menghadirkan massa. Hal seperti ini saya kira harus jadi perhatian kita,” ujarnya.

Akan tetapi, Jokowi menegaskan bahwa penundaan Pilkada bukanlah solusinya. Untuk itu, ia meminta KPU, Bawaslu, TNI, Polri, organisasi, aparat pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Sekali lagi kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaran pilkada harus dilakukan, ditegakkan, tidak ada tawar menawar,” pungkasnya.

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bantu Korban Gempa Ende, Polres Ende Salurkan 100 Paket Sembako Kapolda NTT ke Kecamatan Nangapanda
ENDE, PRANUSA.ID — Jajaran Polres Ende Polda Nusa Tenggara Timur…
Refleksi HUT RI ke-81, AMAN Kalbar Sebut Kemerdekaan Belum Dirasakan Sepenuhnya oleh Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pengurus Harian Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara…
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Berujung Ricuh di Masjid Raya Baiturrahman Akibat Pengibaran Bendera Bulan Bintang
BANDA ACEH, PRANUSA.ID — Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang…
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Tanggap Darurat Cepat
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan jajaran…
Gempa Bumi Guncang Ende, Polres Bersama Forkopimda Mendirikan Tenda Darurat di RSUD dan Mapolres
ENDE, PRANUSA.ID — Menanggapi bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah…