Kepala BNN: Kepala Desa Ujung Tombak Keberhasilan Program Desa Bersinar

pranusa.id October 25, 2025

Ilustrasi: BNN

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menempatkan kepala desa (Kades) sebagai ujung tombak pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba. Penegasan ini didasarkan pada posisi strategis Kades yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Pentingnya peran Kades tersebut disampaikan Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, saat menerima audiensi Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih di Jakarta, Selasa (21/10/2025). Suyudi menekankan, peran kepemimpinan desa sangat penting bagi keberhasilan perang melawan narkoba.

Ia menilai, ketokohan dan pengaruh besar yang dimiliki Kades dapat secara signifikan mendukung suksesnya program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba).

“Desa sebagai satuan terkecil dalam pemerintahan memiliki peranan yang sangat penting bagi keberhasilan BNN. Khususnya dalam mewujudkan Indonesia Bersinar,” ujar Komjen Pol. Suyudi, dikutip di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Suyudi menambahkan, sinergi fundamental antara BNN dan perangkat desa diperlukan untuk implementasi program. Oleh karena itu, BNN mendorong Kades agar proaktif menggerakkan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Dukungan finansial juga menjadi fokus, di mana para Kades disarankan dapat mengalokasikan sebagian dana desa untuk kegiatan pencegahan tersebut.

Dukungan APDESI dan Pemerintah Daerah

BNN dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan bahwa dukungan bagi program ini datang dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemendagri telah menerbitkan surat edaran yang mendorong pemerintah daerah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk program pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Sementara itu, Ketua Umum APDESI Merah Putih, Asep Anwar Sadat, menyatakan pihaknya siap membangun kolaborasi konkret. Ia menegaskan APDESI mendukung penuh program BNN.

“Kami memiliki semangat yang sama dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait pemberantasan narkoba. Kami siap bersinergi dengan BNN dan menegaskannya dalam bentuk nota kesepahaman (MoU),” ujar Asep.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat membentuk tim kecil. Tim ini bertugas membahas teknis kerja sama, termasuk penyusunan panduan bagi desa di seluruh Indonesia untuk mengimplementasikan program bersama.

Melalui kemitraan strategis ini, BNN berharap seluruh desa di Indonesia dapat berfungsi sebagai garda terdepan melawan peredaran narkoba demi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba, menuju Indonesia Bersinar.

Laporan: Marianus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…