Kubu Moeldoko: Rakyat Dibohongi Gaya Politik AHY yang Pura-Pura Merakyat

pranusa.id November 26, 2021

FOTO: Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Pikiran Rakyat)

PRANUSA.ID — Juru bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad meminta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk segera menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang telah disakiti.

Menurutnya, AHY selama ini telah berulang kali menyakiti hati orang lain, mulai dari Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Menkumham Yasonna Laoly, hingga senior-senior dan tokoh-tokoh pendiri Partai Demokrat.

“Jika dibuka lembar demi lembar catatan kami terkait AHY, banyak sekali ulah AHY yang menyakiti hati orang yang dituakan,” kata Rahmad dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Rahmad menilai AHY pernah melontarkan tuduhan terkait kudeta di Partai Demokrat yang dibekingi oleh orang dalam Istana yang dialamatkan langsung kepada Jokowi selaku atasan dari Moeldoko.

“Kemudian AHY juga menuduh pemerintah terlibat kudeta Partai Demokrat,” ujarnya.

“Hal itu telah membuat hati Pak Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM terluka, dan telah pula membuat hati Pak Mahmud MD, Menko Polhukam terluka,” ungkapnya.

Selain itu, Rahmad mengatakan AHY melalui juru bicara partai juga telah menuduh Ibu Megawati mengkudeta Presiden Gusdur.

“Meskipun kemudian pernyataan itu direvisi, namun itu jelas sangat melukai hati Ibu Megawati Soekarnoputri dan hati keluarga Gusdur yang sangat kita hormati,” tutur dia.

Tidak berhenti di sana, Rahmad menyebut AHY bahkan mengungkapkan TNI yang seharusnya berada di wilayah netral terkesan ikut campur dalam politik praktis.

AHY, kata Rahmad, juga bersikap tidak adil kepada tokoh pendiri dan kader-kader Partai Demokrat.

“Kepada senior-senior pendiri dan tokoh-tokoh utama awal Partai Demokrat berdiri, kepada kader-kader yang dipecat AHY dan yang diperlakukan AHY dengan tidak adil saat Pilkada,” ucap Rahmad.

Untuk itu, Rahmad merasa AHY yang berulang kali berulah tersebut telah membohongi seluruh rakyat Indonesia dengan gaya politik yang pura-pura santun dan merakyat.

Rahmad kemudian meminta AHY untuk segera meminta maaf kepada pihak-pihak yang telah disakiti.

“Mulailah menyicil untuk minta maaf,” pesannya.

Penulis: Jessica C. Ivanny

Editor: Bagas R. 

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hapus Denda Pelanggan, Dirut PDAM Ende: Langkah Strategis Penyelamatan Perusahaan
ENDE – Perumda Tirta Kelimutu (PDAM) Ende secara resmi meluncurkan…
Kapolres Kudus Benarkan Bupati Pati Diperiksa Intensif Pasca Terjaring OTT KPK
KUDUS – Bupati Pati, Sudewo, akhirnya selesai menjalani pemeriksaan intensif…
Perjelas Pasal 8 UU Pers, MK Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dikriminalisasi
JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa wartawan tidak dapat…
Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Level Rp16.985 per Dolar AS
JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada…
Noel Ebenezer: Saya Tidak Mau Cengeng Minta Amnesti ke Prabowo
JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan…