Luhut: Keputusan Pemerintah Terapkan PPKM Darurat Bukanlah Pilihan Mudah

pranusa.id July 20, 2021

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

PRANUSA.ID — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku memang bukan keputusan yang mudah bagi pemerintah untuk menerapkan PPKM Darurat.

Pengakuan tersebut diutarakannya melalui akun Instagram @luhut.pandjaitan seperti dikutip Pranusa.ID pada Selasa (20/7/2021).

“Bukanlah pilihan yang mudah bagi pemerintah untuk memutuskan PPKM Darurat, karena saya melihat di satu sisi kita harus menghentikan laju penularan varian delta, agar para dokter dan tenaga kesehatan serta fasilitas kesehatan lainnya bisa fokus menyembuhkan pasien COVID-19,” katanya.

Ia mengungkapkan pembatasan aktivitas dan penurunan mobilitas masyarakat akibat PPKM Darurat telah memberikan dampak yang signifikan di bidang ekonomi.

Menurutnya, hal itu yang kemudian membuat Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh jajaran menteri untuk memberikan tambahan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Luhut merinci bansos yang akan diberikan kepada masyarakat sebesar Rp39,1 triliun untuk keperluan pemberian beras Bulog, dan bansos tunai untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kemudian, bansos tambahan untuk 5,9 juta KPM, tambahan anggaran Kartu Prakerja, subsidi listrik rumah tangga, perpanjangan subsidi kuota internet bagi pelajar dan tenaga pengajar, perpanjangan subsidi abonemen listrik hingga Desember 2021.

Tak hanya itu, Luhut mengatakan akan ada penambahan anggaran penanganan kesehatan sebesar Rp33,2 triliun untuk penyembuhan pasien COVID-19 dan penambahan insentif tenaga kesehatan.

Menurut Luhut, penting melakukan evaluasi terhadap setiap kebijakan yang sudah berjalan, termasuk PPKM Darurat di Jawa dan Bali. Hal itu guna mengendalikan COVID-19 varian delta yang tujuh kali lebih menular dibanding sebelumnya.

“Evaluasi ini akan segera saya laporkan kepada Presiden dan saya kira dalam 2-3 hari ke depan akan ada pengumuman secara resmi,” jelas Luhut.

Lebih lanjut, ia memastikan dirinya bersama seluruh kementerian/lembaga terkait akan terus bekerja keras menurunkan penyebaran varian delta dan menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak pandemi.

 

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…