MedcoEnergi Mengumumkan Aliansi Strategis dengan Kansai Electric Power Company | Pranusa.ID

MedcoEnergi Mengumumkan Aliansi Strategis dengan Kansai Electric Power Company


Freepik ListrikPT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi”) mengumumkan penandatanganan aliansi strategis antara anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, PT Medco Power Indonesia (“Medco Power”) dengan Kansai Electric Power Company (“Kansai Electric”).

Melalui aliansi ini, Medco Power dan Kansai Electric akan membentuk unit usaha baru dengan menyatukan keahlian teknis Kansai Electric yang telah diakui dunia dengan pengalaman Medco Power sebagai Perusahaan yang mengembangkan dan mengoperasikan pembangkit listrik di Indonesia, untuk menghasilkan Pembangkit Tenaga Listrik Independen Berbahan Bakar Gas (“Gas IPP”) dan jasa Operasi dan Pemeliharaan (“O&M”) yang handal.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, menyampaikan rasa optimisnya dengan mengatakan, “Kolaborasi teknis dan finansial antara Medco Power dan Kansai Electric ini akan membuka potensi dan pengembangan Perusahaan kami pada sektor Ketenagalistrikan di Indonesia, sejalan dengan strategi Perseroan untuk menjadi pemain sektor energi terkemuka”.

Eka Satria, Presiden Direktur Medco Power, menyampaikan, “Aliansi dengan Kansai Electric akan memperkuat kapabilitas Medco Power untuk dapat terus mengembangkan bisnis Gas IPP dan O&M di Indonesia melalui penerapan teknologi terkini dengan standar internasional yang tinggi”.

Didirikan pada tahun 2004, Medco Power adalah salah satu Produsen Listrik Independen terkemuka di Indonesia untuk tenaga listrik berbahan bakar gas dan energi terbarukan. Medco Power memiliki kapasitas bruto lebih dari 3,3 GW dalam bisnis gabungan IPP dan O&M, di 18 lokasi di Indonesia. Kansai Electric adalah salah satu perusahaan listrik terbesar di Jepang, dengan lini bisnis mulai dari pengadaan bahan bakar, pembangkit listrik, penjualan, dan jasa. Kansai Electric beroperasi di 13 negara yang tersebar di Asia, Eropa, dan AS dengan total kapasitas pembangkit 33,5 GW, dimana sebesar 2,8 GW berlokasi di luar Jepang.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top