Menpan-RB Minta Pemda Berhenti Merekrut Tenaga Honorer

pranusa.id March 19, 2021

Ilustrasi ASN. (Tribun)

PRANUSA.ID– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo memberikan arahan agar pemerintah daerah (Pemda) tidak lagi mengadakan rekrutmen tenaga honorer.

“Daerah tidak merekrut tenaga honorer lagi, kalau bahas dengan DPR juga tidak ada,” kata Tjahjo, Kamis (18/3/2021).

Berkaitan dengan keputusannya tersebut, ia berpijak pada PP Nomor 48 Tahun 2005 tentang Larangan Perekrutan Tenaga Honorer. Tugas tenaga honorer sendiri akan dibebankan kepada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). 

Saat ini, ujar Tjahjo, pemerintah sudah menetapkan masa kontrak PPPK minimal 1 tahun hingga 5 tahun. Tidak hanya itu, ia melanjutkan, kontrak itu besar kemungkinan diperpanjang berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap PPPK.

“PPPK yang 1 juta tadi kontraknya 1 tahun sampai 5 tahun dan bisa diperpanjang sesuai dengan kinerjanya,” ujarnya.

Adanya penetapan masa kontrak tersebut, menurut Tjahjo, akan memberikan jenjang karier kepada para abdi negara.

“Jadi kontraknya 1 tahun sampai 5 tahun, bisa diperpanjang, kita lihat kinerjanya bagaimana dan kebutuhannya bagaimana. Itu yang menjadi prinsip tidak bisa merekrut lagi tenaga honorer di daerah,” tutupnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Presiden Prabowo Ancam Cabut Hak Guna Usaha Korporasi yang Terbukti Terlibat Karhutla
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Kepolisian Negara…
Menkeu Purbaya Tunggu Hitungan BNPB untuk Tambahan Anggaran Mitigasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu…
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…