Pesan Dai Das’ad Latif ke Ganjar: Jangan Baper Jadi Pejabat, Pakai Akal Sehat!

pranusa.id June 5, 2021

Dai kondang asal Makassar, Das’ad Latif. (Foto: Okezone)

PRANUSA.ID — Dai asal Makassar, Das’ad Latif meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk tidak begitu larut dan bawa perasaan dengan bully-an dari netizen.

Hal itu disampaikannya saat mengisi “Tausiah Kebangsaan” di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (4/6).

“Biasa itu (dibully), jangan baper jadi pejabat, pakai akal sehat. Bapak hanya seorang gubernur yang masih punya dosa, Nabi Muhammad, kekasih Allah tidak hanya dibully, tapi diusir dari kampung halamannya, dan diperangi,” kata Das’ad.

Ia menilai menjadi seorang pemimpin memang harus banyak bersabar, terlebih dalam menghadapi bully-an dari netizen.

Selain itu, Das’ad juga mengingatkan agar manusia yang sudah diberikan tubuh sempurna selalu bersyukur kepada Allah.

“Jangan pernah berhenti bersyukur. Saya kasih contoh, kita diberi telinga yang bisa membedakan mana suara gubernur dan suara wakil gubernur tidak perlu kursus. Kita juga diberi mata bisa membedakan mana istri sendiri dan mana istri tetangga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Das’ad meminta semua pihak harus meningkatkan kesabaran, terlebih di saat pandemi Covid-19. Menurutnya, umat harus bersabar dalam mematuhi prokes.

Ia juga mengajak semua umat beragama untuk memperbaiki ibadah kepada Tuhan. Jika umat tersebut beragama Islam, maka ia meminta agar salatnya diperbaiki.

“Dalam menghadapi kondisi saat ini resepnya hanya dua, itu sabar dan perbaiki salat. Sama satu lagi pesan saya, jangan sekali-kali termakan informasi hoaks,” tuturnya.

Dalam Tausiah Kebangsaan itu yang digelar secara langsung dengan jumlah peserta terbatas, Gubernur Ganjar hadir bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen.

Acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan beberapa peserta bergabung secara online.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…