Politisi PKS Kritik Pejabat BNPT Usai Tuding Teroris Masuk Ormas Islam dan Parpol

pranusa.id February 21, 2022

Irfan Idris. (Djawanews)

PRANUSA.ID — Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris menyatakan keberadaan terduga teroris di sejumlah ormas Islam, partai, hingga lembaga negara merupakan buntut perubahan strategi organisasi teror saat ini.

Ifran mengklaim pola baru teroris menggunakan sistem demokrasi untuk masuk menguasai lembaga secara formal.

Ia pun menegaskan BNPT tidak bermaksud menuding sejumlah lembaga yang anggotanya ditangkap Densus 88/Antiteror sebagai organisasi teroris.

“Jangankan lembaga negara, jangankan partai. Organisasi umat yang sangat kita harapkan melahirkan fatwa-fatwa atas kegelisahan umat terhadap persoalan kebangsaan itu juga dimasuki,” kata Irfan dalam Sharing Session BNPT di Jakarta Selatan, Jumat (18/2/2022).

Menanggapi pernyataan tersebut, politisi PKS Tifatul Sembiring mempertanyakan apakah yang dimaksud Irfan Idris adalah oknum atau organisasi.

“Setahu saya di Indonesia, nggak ada ormas Islam yang jadi anak buahnya Al-Baghdadi,” tegasnya melalui akun Twitter miliknya pada Minggu (20/2/2022).

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini mengingatkan agar BNPT tidak salah lagi dalam membeberkan informasi ke publik.

Menurutnya, informasi yang diperoleh itu harus melalui serangkaian proses, mulai dari collecting, filtering, validating, analyzing, classifying, concluding.

“(Jadi) jangan asal pungut, dibunyikan. Itu asbun namanya,” tegasnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kasus Korupsi Dana Desa Melonjak, Kejaksaan Agung Perketat Pengawasan
JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyoroti peningkatan signifikan kasus…
Pemprov NTT Pastikan Tidak Bangun Venue Baru untuk PON 2028
KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memutuskan…
Realisasi Meleset dari Ekspektasi, Menkeu Soroti Hambatan Pemulihan Ekonomi
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa…
Hadapi Geopolitik Global, Prabowo Minta Kampus Cetak SDM Unggul dan Inovatif
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan peran vital perguruan tinggi…
Dukung Asta Cita, Pemerintah Alokasikan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi…