Potongan Gaji TGUPP Lebih Kecil dari PNS, Gembong: Anies Diskriminatif dan Egois

pranusa.id January 22, 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Ady Anugrahadi/Liputan6.com)

PRANUSA.ID– Melalui Pergub nomor 49 tahun 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil kebijakan untuk memotong 25% tunjangan kinerja daerah pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun 2020 guna direlokasikan ke pengamanan anggaran bansos, sementara 25% lainnya diberikan pada tahun 2021 karena dialihkan untuk darurat penanganan COVID-19. 

Hal tersebut pun dinilai sebagai kebijakan yang diskriminatif oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. 

Pasalnya, ia mengaku mendapat informasi bahwa penghasilan TGUPP hanya dipotong 25% saja. 

“Para PNS terkena pemotongan tunjangan 50%, ternyata penghasilan anggota TGUPP hanya dipotong 25%,” ucap Gembong dilansir dari Indozone, Kamis (21/1/2021).

Ia menjelaskan, anggaran gaji TGUPP di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 adalah Rp19,88 miliar. Kemudian di APBD perubahan 2020 menjadi Rp14,51 miliar.

“Menurut info yang kami terima, realisasi anggaran gaji TGUPP tahun 2020 adalah Rp14,48 miliar. Artinya, gaji TGUPP tidak dipotong 50% seperti yang diberlakukan kepada para PNS.” ungkapnya.

Selain itu, Gembong mengatakan bahwa pihaknya juga menerima info di dalam draft Pergub nomor 49 tahun 2020 kalau TGUPP termasuk yang akan kena pemotongan gaji 50%. Namun, pemotongan gaji TGUPP dihapus dari Pergub tersebut, dan tidak kena pemotongan 50%.

“Ini adalah cerminan dari kebijakan yang diskriminatif, oportunis, dan egois dari Gubernur Anies. Sementara para PNS dan keluarganya harus hidup dengan penghasilan 50%, tapi gaji anggota TGUPP hanya dipotong 25%. Ini jelas tidak adil,” pungkas Gembong.

 

(Kris/Pranusa)

Editor: Crn

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…