PPUU dan Komite IV DPD RI inisiasi RUU Penanaman Modal di Daerah

pranusa.id November 5, 2020

Teras Narang, Ketua Komite I DPD RI

Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI bersama Komite IV DPD RI menyepakati RUU tentang Penanaman di Daerah diusulkan sebagai RUU inisiatif dari lembaga perwakilan daerah tersebut. Hal ini disampaikan dalam rapat harmonisasi pembulatan dan pemantapan konsepsi terhadap RUU tentang Penanaman Modal di Daerah. RUU ini sendiri diharapkan jadi pegangan bagi perlindungan kepentingan daerah di tengah arus investasi dan agar tercipta demokrasi ekonomi yang berkeadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Teras Narang yang merupakan Senator DPD RI Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan agar RUU tersebut dapat ditelaah lebih dalam sebab melibatkan banyak aspek termasuk terkait dengan UU lainnya seperti UU Minerba maupun UU Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.  Pihaknya berharap RUU ini dapat dikaji antar alat kelengkapan DPD RI agar tidak terjadi tumpang tindih UU.

“Jangan sampai apa yang kita buat ini overlapping dengan UU yang sudah berlaku” ujar Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 tersebut dalam rapat yang digelar pada Kamis (05/11/2020).

Teras pun menyebut aspek historis dalam penyusunan RUU tersebut juga mesti diperhatikan sungguh. Terlebih dalam proses selanjutnya, RUU tersebut akan dikaji lagi di Badan Legislasi DPR RI. Untuk itu menurutnya penting agar poin yang ingin disampaikan melalui RUU ini dapat dikaji lebih jauh.

“Saya sependapat dengan tim ahli antar komite I, IV dan PPUU agar dilihat apa saja hal yang tepat untuk disampaikan” ujarnya.

Angelo Wake Kako, Wakil Ketua Komite I DPD RI yang memimpin rapat dalam kesempatan tersebut pun menyepakati tentang perlunya harmonisasi dan penyempurnaan kembali analisa yang disusun bersama lewat RUU tersebut. Pihaknya pun meminta persetujuan rapat untuk menjadikan RUU tersebut sebagai bagian dari inisiatif DPD RI.

“RUU tentang Penanaman Modal di Daerah dapat diputuskan menjadi RUU usul inisiatif dari DPD RI” ujar Angelo yang disepakati para senator di rapat tersebut.

Angelo pun mengharapkan rapat bersama ini dapat menjadi masukan demi perbaikan RUU yang rencananya didorong sebagai upaya penguatan investasi yang berpihak bagi kepentingan masyarakat daerah tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bantu Korban Gempa Ende, Polres Ende Salurkan 100 Paket Sembako Kapolda NTT ke Kecamatan Nangapanda
ENDE, PRANUSA.ID — Jajaran Polres Ende Polda Nusa Tenggara Timur…
Refleksi HUT RI ke-81, AMAN Kalbar Sebut Kemerdekaan Belum Dirasakan Sepenuhnya oleh Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pengurus Harian Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara…
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Berujung Ricuh di Masjid Raya Baiturrahman Akibat Pengibaran Bendera Bulan Bintang
BANDA ACEH, PRANUSA.ID — Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang…
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Tanggap Darurat Cepat
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan jajaran…
Gempa Bumi Guncang Ende, Polres Bersama Forkopimda Mendirikan Tenda Darurat di RSUD dan Mapolres
ENDE, PRANUSA.ID — Menanggapi bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah…