Protes PNS ke Menkeu dan Presiden karena Tidak Terima THR Penuh

pranusa.id May 1, 2021

Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil/PNS. (Sumber: Indonesia College)

PRANUSA.ID– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar gaji pokoknya saja. Artinya, PNS tidak menerima THR tahun 2021 secara penuh atau tanpa tunjangan kinerja.

Pasca keputusan tersebut, muncul petisi yang pertama kali ditandatangani oleh seorang yang bernama Romansyah. Dalam petisi tersebut terdapat protes yang ditujukan kepada Menkeu Sri Mulyani yang telah mengumumkan bahwa THR dan gaji ke-13 ASN tahun 2021 tanpa tunjangan kinerja. 

Dalam petisi yang telah ditandatangani lebih dari 12.500 orang tersebut, juga disebutkan keputusan Menkeu berbeda dengan janjinya pada Agustus 2020 yang mengatakan THR dan gaji ke-13 ASN tahun 2021 akan dibayar full dengan Tunjangan Kinerja sebagaimana telah dilakukan pada 2019.

Menurut petisi tersebut, tak ada alasan jelas dari Kementerian Keuangan terkait kemana digesernya anggaran THR yang sudah ditetapkan pada di akhir tahun 2020 tersebut yang tiba-tiba berubah pada tahap pencairan.

Petisi tersebut juga ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meninjau kembali besaran THR dan gaji ke-13 ASN tahun 2021 agar memasukkan unsur tunjangan kinerja (atau tunjangan dengan nama lain yang berlaku di setiap K/L sebagaimana yang sudah diterapkan pada 2019.

“Untuk mendukung program pemerintah dengan meningkatkan belanja konsumsi lebaran dan tahun ajaran baru 2021,” tulisnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Presiden Prabowo Ancam Cabut Hak Guna Usaha Korporasi yang Terbukti Terlibat Karhutla
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Kepolisian Negara…
Menkeu Purbaya Tunggu Hitungan BNPB untuk Tambahan Anggaran Mitigasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu…
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…