Riset PWS: Prabowo Subianto Menteri Terbaik Pembantu Presiden Jokowi

pranusa.id February 5, 2022

Prabowo Subianto. (Kompas)

PRANUSA.ID — Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dianggap sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kinerja terbaik pada Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu terungkap dalam hasil riset lembaga Political Weather Station (PWS) yang secara umum dilaksanakan di 34 provinsi se-Indonesia dengan melibatkan 1.421 responden dengan hak pilih mereka berlangsung selama 13-23 Januari 2022.

“Yang paling pertama, Menteri Pertahanan Prabowo unggul dengan 15,1 persen,” kata Direktur Riset PWS Mohammad Tidzi AM dalam pemaparan hasil surveinya, dilansir Antara, Jumat (4/2/2022).

“Kebanyakan masyarakat kita di lapangan ketika disodorkan (pertanyaan siapa) menteri terbaik, (langsung menjawab) Prabowo,” ujar Tidzi.

Setelah Prabowo, muncul nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di urutan kedua dalam jajak pendapat tersebut dengan angka 14,5 persen.

Kemudian, dilanjutkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan persentase 13,5 persen, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim 11,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 7,8 persen, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini 7,8 persen.

Posisi selanjutnya ditempati Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan angka 5,6 persen, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 4,5 persen, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono 4,5 persen, Kepala Staf Presiden Moeldoko 4,3 persen, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 2,5 persen.

Selanjutnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD 2,1 persen, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 1,5 persen, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali 1,4 persen, dan menteri-menteri lainnya sebanyak 3,8 persen.

adapun responden dalam survei lembaga riset PWS dipilih melalui teknik pencuplikan secara rambang berjenjang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka sesuai dengan pedoman kuesioner melalui aplikasi Google Form.

Kemudian, uji kualitas riset melalui pengecekan via telepon dan ke lokasi kepada 20 persen dari total sampel. Adapun rerata simpangan (simpangan rata-rata) sekitar 2,6 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…