Sarat Nuansa Politis, PKS Kritik Pernyataan Direktur BRIN yang Dinilai Pro Ganjar

pranusa.id July 21, 2023

FOTO: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Merdeka.com)

Laporan: Severinus THD | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID– Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, menyesalkan Direktur Politik- Hankam BRIN yang dirasa partisan. Mulyanto menyebut, pernyataan dari seseorang yang merepresentasikan BRIN yang secara lugas mendukung capres tertentu sangat tidak etis. Sebagai peneliti lembaga negara harusnya ia bersikap netral, profesional, dan tidak partisan.

“Peneliti BRIN ini sudah kebablasan. Karena pernyataan yang dilontarkan bukan pernyataan peneliti yang bersifat ilmiah dan independen. Pendapatnya sangat politis, layaknya sebagai pernyataan tim sukses atau konsultan politik yang partisan. Dia lupa BRIN adalah lembaga riset dan inovasi yang netral, obyektif, independen, dan non-partisan,” kata Mulyanto, Kamis, (20/7/2023).

Sejak awal pembentukannya, Mulyanto sudah memperkirakan BRIN akan jadi lembaga yang sarat politis. Setidaknya, karena Ketua Dewan Pengarah BRIN ketua umum sebuah partai politik dan keputusan itu sangat dipaksakan.

Terlebih, semua orang tahu figur yang ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN tidak memiliki rekam jejak di dunia riset atau penelitian. Karenanya, Mulyanto sejak awal sudah khawatir akan terjadi politisasi. Ia menekankan, BRIN sebagai lembaga akan dikooptasi oleh kepentingan politik tertentu. Faktanya, Mulyanto melihat, sekarang semakin hari kekhawatirannya semakin terbukti, termasuk dengan sikap peneliti BRIN.

Anggota Komisi VII DPR RI ini menilai, warna politik BRIN terasa seperti warna politik Ketua Dewan Pengarah. Ia berpendapat, politisasi BRIN ini kontra produktif dan publik akan menyangsikan apapun riset dari BRIN. “Karena menganggap lembaga ini sudah berbau politis, ini kan berbahaya,” kata Mulyanto.

Ia berharap, pemerintah segera menata ulang BRIN agar tidak terus terperosok politik seperti ini. Mulyanto turut meminta Kepala BRIN untuk menindak peneliti yang bersangkutan karena melanggar etika organisasi. Sebelumnya, Direktur Politik dan Hankam BRIN, Moch Nurhasim, mengaku tidak heran milenial menempatkan Ganjar Pranowo sebagai capres ideal. Ganjar dirasa berpengalaman dan dapat diandalkan memimpin Indonesia.

Hal ini disampaikan Nurhasim saat menjadi narasumber di acara rilis survei nasional Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) bertajuk Capres Pilihan Millenial Kampus. Digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, 15 Juli 2023.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Bencana Karhutla Nasional, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Pemadaman di Lapangan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan dan mengerahkan…
Kapolri Listyo Sigit Amankan Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal…
Dampak Karhutla di Kalbar: Lima Penerbangan dari Pontianak Delay, Satu Pesawat Dialihkan ke Batam
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan…
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…