Survei: Dekat ke Anies, Elektabilitas Partai Nasdem Masuk Tiga Besar

pranusa.id November 30, 2021

FOTO: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Nasdem Surya Paloh.

PRANUSA.ID– Survei yang dilakukan oleh NEW INDONESIA Research & Consulting memperlihatkan Partai Nasdem besutan Surya Paloh masuk ke tiga besar dengan elektabilitas mencapai 9,3 persen. Sementara itu, Partai Golkar yang biasanya menduduki posisi tiga besar merosot, dengan elektabilitas hanya 4,9 persen.

Posisi pertama dan kedua tetap diduduki oleh PDI Perjuangan dan Gerindra. “Nasdem masuk tiga besar elektabilitas partai politik, sementara Golkar merosot,” ungkap Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers yang diterima oleh Pranusa.ID, Selasa (30/11/2021).

Menurut Andreas, melejitnya elektabilitas Nasdem berkorelasi dengan kedekatan partai politik tersebut dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Basis pemilih Anies yang didominasi segmen Islam makin mengerucut pilihan politiknya kepada Partai Nasdem.

Sebagaimana diketahui, Nasdem getol merekrut tokoh-tokoh dengan elektabilitas tinggi sebagai Calon Presiden yang belum memiliki kendaraan politik. Melalui konvensi capres yang direncanakan pada 2022, Nasdem memberikan panggung kepada Anies dan tokoh-tokoh lain.

“Sebagai parpol nasionalis, Nasdem memiliki keluwesan tinggi dan rentang spektrum ideologi yang sangat lebar untuk merangkul segmen pemilih Islam,” jelas Andreas.

Sebelumnya Partai Dasdem mendukung Presiden Jokowi dalam dua kali pemilu, sejak 2014. Jokowi kuat diasosiasikan dengan basis pemilih nasionalis, khususnya PDI Perjuangan. Jokowi bahkan mampu merangkul tokoh-tokoh seperti Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang menjadi rival dalam Pilpres 2019 untuk bergabung ke dalam pemerintahan.

Dengan mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Nasdem berupaya untuk menambah basis pemilih dari kalangan Islam. Menguatnya elektabilitas Nasdem juga berpeluang menciptakan polarisasi dengan koalisi parpol-parpol nasionalis yang dominan, dalam hal ini adalah PDI Perjuangan dan Gerindra.

Meskipun tetap unggul, elektabilitas PDI Perjuangan kini hanya 16,4 persen. Sementara itu elektabilitas Gerindra 9,6 persen, tipis di atas Nasdem, dan berpeluang tersalip oleh Nasdem.

“Banyak pemilih Islam yang semula mendukung Gerindra bergeser ke Nasdem,” lanjut Andreas.

Pemilih Islam beranggapan Prabowo telah berkhianat dengan masuknya ke dalam pemerintahan Jokowi. Sementara itu Nasdem yang dipimpin Surya Paloh dengan brilian merebut pemilih Islam dan memimpin poros baru dengan memberi dukungan terhadap Anies.

Setelah Nasdem, ada PKB (7,7 persen), Demokrat (7,3 persen), PSI (5,4 persen), Golkar (4,9 persen), dan PKS (4,5 persen).

Jika strategi Nasdem mendukung Anies yang memiliki elektabilitas tinggi sukses pula mendongrak Nasdem ke tiga besar, sebaliknya dengan Golkar. Sejauh ini elektabilitas calonnya masih berada jauh di bawah, berdampak pula pada merosotnya elektabilitas Golkar.

Parpol-parpol berikutnya adalah PPP (2,2 persen), Ummat (1,5 persen), PAN (1,1 persen), dan Gelora (1,0 persen). Di papan bawah ada Perindo (0,8 persen), Hanura (0,6 persen), PBB (0,4 persen), PKPI (0,3 persen), Berkarya (0,2 persen), dan Garuda (0,1 persen). Parpol baru Masyumi Reborn masih nihil dukungan.

Bermunculannya parpol-parpol baru masih belum cukup signifikan meraih dukungan, di mana pilihan lainnya dikumpulkan sebesar 0,9 persen. Sisanya menyatakan tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 22,7 persen.

Survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 11-20 November 2021 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Laporan: Jessica C. Ivanny

Editor: Bagas R

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…