Tak Setuju Tes Keperawanan TNI Dihapus, Ketum PA 212: HAM Kebablasan Itu Kacau | Pranusa.ID

Tak Setuju Tes Keperawanan TNI Dihapus, Ketum PA 212: HAM Kebablasan Itu Kacau


Ketua PA 212 Slamet Maarif. (Foto: detik.com)

PRANUSA.ID — Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif tidak setuju dengan keputusan TNI Angkatan Darat (AD) yang menghapus tes keperawanan bagi calon Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan calon istri prajurit.

Sebelumnya, aturan terkait persyaratan tes keperawanan tersebut diberlakukan melalui Keputusan Panglima TNI Nomor 920/XI/2020 tanggal 23 November 2020. Namun, aturan tersebut kini ditiadakan melalui Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru TNI AD Nomor B/1372/VI/2021.

“Kita menyayangkan dihapuskannya tes keperawanan tersebut karena ada peluang urusan moral menyangkut keperawanan tidak dijaga lagi oleh seorang calon prajurit. Padahal tes keperawanan akan menjaga pergaulan bebas calon prajurit TNI AD,” kata Slamet dikutip PranusaID dari Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/9/2021).

Menurutnya, alasan dihapuskannya tes keperawanan hanya disandarkan pada persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) dan tidak dikaitkan dengan moralitas. Namun, ia mengingatkan HAM akan kebablasan dan kacau tanpa moralitas.

“HAM kebablasan itu kacau tanpa moralitas. Apa ini efek revolusi mental?” ujar dia.

 

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top