Tepis Isu Mandek, Polda Metro Jaya Pastikan Penyidikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Berjalan Ilmiah

pranusa.id April 17, 2026

Foto: Jokowi dan Ijazah (Dok. net/setpres)

JAKARTA, PRANUSA.ID – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menegaskan bahwa lamanya proses penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo murni dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sehingga proses penyidikan yang dilakukan oleh jajaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini bisa dipertanggungjawabkan secara scientifik,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (17/4/2026).

Ia juga membantah spekulasi publik yang menduga adanya kesulitan teknis dalam penanganan perkara yang telah bergulir selama kurang lebih satu tahun tersebut.

“Sampai dengan hari ini, kami penyidik tidak menemukan kendala di dalam proses penyidikan,” katanya.

Menambahkan pernyataan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa durasi penyidikan juga dipengaruhi oleh upaya penyidik dalam menghormati hak setiap pihak untuk menghadirkan saksi guna memenuhi prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

“Semua orang berstatus sama di depan hukum, ada permohonan dari pihak tersangka tentang menghadirkan saksi yang meringankan, ada saksi ahli,” ujarnya.

Selain pemenuhan hak pembelaan tersangka, kepolisian juga membuka peluang penerapan mekanisme keadilan restoratif apabila terdapat kesepakatan damai antara pihak-pihak yang bersengketa.

“Ketika perdamaian telah tercapai, permintaan maaf telah disampaikan secara tulus, dan pihak yang dirugikan telah memberikan pemaafan, maka pendekatan keadilan restoratif menjadi jalan hukum yang patut dikedepankan,” katanya.

Pendekatan alternatif tersebut sejalan dengan visi institusi yang mengedepankan asas pemulihan keadilan dan tidak semata-mata berorientasi pada aspek penghukuman bagi para pelanggar aturan.

“Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” ucapnya.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…