Tolak Peradilan Militer, Tim Advokasi Surati Presiden Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

pranusa.id April 17, 2026

FOTO: Andrie Yunus

JAKARTA, PRANUSA.ID – Desakan agar kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ditangani melalui peradilan umum kembali menguat seiring dengan pengiriman surat permohonan resmi oleh tim advokasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Kami juga membawa surat langsung dari Andrie Yunus yang ditulis oleh Andrie Yunus untuk diserahkan kepada Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, Jumat (17/4/2026).

Dorongan untuk memindahkan proses hukum tersebut didasarkan pada argumen bahwa kejahatan yang terjadi murni merupakan tindak pidana sipil dan sama sekali tidak berkaitan dengan pelanggaran dalam masa tugas prajurit.

“Kasus penyiraman air keras tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai tindak pidana umum karena peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan tugas atau fungsi militer sehingga tidak semestinya diproses melalui peradilan militer,” jelasnya.

Selain mendesak pemindahan yurisdiksi peradilan, pembentukan tim pencari fakta independen juga dinilai krusial untuk membongkar kejanggalan motif pribadi yang sebelumnya sempat diklaim sepihak oleh Oditurat Militer.

“Kami juga selalu bilang bahwa konteks penyiraman air keras kepada Andrie Yunus dilakukan terlebih dahulu dengan perencanaan, pemantauan yang selama ini belum diungkap,” kata Dimas.

Kecurigaan atas adanya skenario kejahatan yang terorganisasi tersebut turut diperkuat oleh temuan Tim Advokasi untuk Demokrasi yang berhasil mengidentifikasi adanya indikasi keterlibatan hingga enam belas orang pelaku di lapangan.

Laporan: Christian | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tepis Isu Mandek, Polda Metro Jaya Pastikan Penyidikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Berjalan Ilmiah
JAKARTA, PRANUSA.ID – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,…
Antusiasme Tinggi, Donasi Kemanusiaan Warga RI untuk Iran Tembus Rp9 Miliar
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia…
Rilis Kajian Terbaru, KPK Sebut Tingginya Biaya Politik Jadi Pemicu Utama OTT Kepala Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan bahwa tingginya mahar…
Hadapi Transformasi Digital, Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Pemerataan Literasi AI
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka,…
Negosiasi Perdamaian Masih Alot, Trump Akui Kesepakatan dengan Iran Berpotensi Gagal
LAS VEGAS, PRANUSA.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui…
IMG-20260404-WA0015
IMG-20260402-WA0019
IMG-20260404-WA0019