Lalu

Thom Sembiring April 13, 2020

Ilustrasi Freepik

Lalu suara gelisah mengalir dibalik malam

Menandai datangnya masa-masa suram

Sementara itu perempuan itu hanya terdiam

 

Rambutnya terurai merapal mantra

Berharap Dewata mendengar doanya

Agar warga tak lagi harus terpenjara

 

Dewata mendengar namun tak menjawab

Ia tak hendak manusia mencari sebab

Karena Ia ingin manusia kembali beradab

 

Buana yang menjalani masa suram

Buana yang butuh dipulihkan semesta

Buana yang dirawat Dewata dalam senyap

 

Lalu, kita hanya harus menunggu dalam waspada.

 

(JThom Sembiring, Jakarta, 13 April 2020, malam diantara gemuruh)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…