Berape’ Sawa di Bengkayang Tahun Ini Ditargetkan Undang Tamu dari Malaysia

pranusa.id May 20, 2023

Tari-tarian tradisi mewarnai ritual adat Barape Sawa di Kabupaten Bengkayang tahun 2022 lalu. Foto: DOK/ruai.tv

Penulis: Severinus THD
Editor: Jessica C. Ivanny

PRANUSA.ID — Panitia kegiatan budaya berape sawa menargetkan akan mengundang tamu dari Malaysia untuk hadir dalam pesta panen padi bagi masyarakat dayak di Kabupaten Bengkayang tersebut.

“Untuk kegiatan Berape Sawa 2023 ini, digelar pada 27 Mei sampai dengan 31 Mei 2023. Pihak panitia rencananya bakal turut mengundang tamu dari mancanegara dalam hal ini Negara Malaysia,” kata panitia, Are Adji di Bengkayang, Jumat (19/5).

Ia mengatakan, pihaknya juga memastikan akan mengundang sejumlah tokoh publik, di antaranya Gubernur Kalbar, Bupati Landak, dan Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat.

“Untuk kegiatan itu pelaksanaan diawali dengan karnaval budaya dengan tema karnaval Seribu Kalangkang dengan tema ini ada keunikan supaya Berape Sawa 2023 ini dikenal di Nusantara,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot memastikan pihaknya bakal mendukung penuh dan siap menyukseskan terselenggaranya Barape Sawa 2023.

“Kami dari DAD Bengkayang sangat mendukung penuh dan berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dari awal sampai akhir,” ucap dia.

Dikutip dari Antara, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno juga menyatakan siap mendukung dan melakukan pengamanan selama rangkaian kegiatan selesai.

“Agar panitia mempertimbangkan waktu pelaksanaan karnaval, mengingat cuaca akhir-akhir ini lumayan panas. Apakah karnaval bisa diarahkan ke pagi hari atau sore hari,” pesannya.

Ia juga meminta agar terkait lokasi kantong parkir segera didiskusikan, apakah diserahkan kepada Dishub Bengkayang atau panitia. Hal ini dilakukan untuk mengamankan kendaraan pengunjung yang akan datang, sekaligus menetralisir potensi macet di lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Berhubung ada undangan dari Malaysia agar Kasat Narkoba dan BNN Kabupaten Bengkayang bersinergi melaksanakan pengecekan terhadap undangan dari luar. Hal ini untuk berjaga-jaga, sekaligus langkah pencegahan masuknya narkotika,” ucap dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…