Dikritik Anak-anak soal Jalan Rusak di Sepauk, Gubernur Kalbar Tuding Ada Dalang Politik

pranusa.id April 4, 2026

FOTO: Gubernur Ria Norsan

PONTIANAK, PRANUSA.ID – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menuding ada pihak tertentu yang sengaja menggerakkan sejumlah anak di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, untuk melontarkan kritik terkait kerusakan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

“Tapi kalau saya lihat, materi kritikannya bukan sekadar soal jalan, ada pesan moral yang ingin disampaikan, bahkan cenderung menyudutkan gubernur, itu pasti ada pemainnya,” katanya, Rabu (1/4/2026).

Norsan menyayangkan aksi protes tersebut karena dianggap keliru dan tidak didasari oleh pemahaman yang tepat mengenai pembagian wewenang tata kelola infrastruktur.

Ia menjelaskan bahwa ruas jalan yang dikeluhkan oleh anak-anak dalam video yang beredar itu berstatus sebagai jalan kabupaten sehingga perbaikannya merupakan tanggung jawab penuh Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Perlu diketahui, jalan di Sepauk itu statusnya jalan kabupaten, kewenangannya ada di bupati, sedangkan provinsi bertanggung jawab untuk jalan provinsi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gubernur Kalbar menilai bahwa sasaran kritik yang diarahkan langsung kepada jajaran pemerintah provinsi dalam persoalan infrastruktur di Sepauk tersebut sepenuhnya salah alamat.

“Yang dikritik itu jalan kabupaten, tapi yang disudutkan gubernur, itu salah total,” katanya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnain, turut menilai bahwa ucapan protes dari anak-anak itu sangat tidak pantas dilontarkan kepada sosok gubernur.

“Ini kan banyak di media yang lebih memfokuskan pada kewenangan, tapi saya rasa itu bukan sudut substansi yang kita bahas, yang saya komentari itu adalah terkait masalah amoralnya seorang anak menghujat seorang tua apalagi itu pejabat, gubernur,” tuturnya.

Iskandar meyakini bahwa sikap kritis yang ditunjukkan oleh anak-anak tersebut bukan murni untuk menuntut perbaikan jalan, melainkan telah ditunggangi oleh kepentingan politik dari pihak tertentu.

“Mungkin dari instansi terkait tolonglah, kita tidak mau anak bangsa kita ini rusak gara-gara hanya untuk kepentingan pribadi atau golongan,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Mahasiswa Adakan Aksi Demonstrasi di DPRD Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di…
Memasuki Masa Pemulihan Gempa Flores, Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan 100 Paket Sembako di Ende
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem…
BPA Brokers Dorong Perusahaan Jadikan Dana Pensiun sebagai Strategi Jangka Panjang Sejahterakan Karyawan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Di tengah ketatnya persaingan merebut talenta terbaik,…
Aksi di Patung Selamat Datang, Greenpeace Indonesia Soroti Dampak Krisis Iklim Dua Tahun Prabowo-Gibran
JAKARTA, PRANUSA.ID — Sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai…
PT BCTC Buka Suara Soal Tuntutan Ganti Rugi, Sebut Tidak Mengabaikan Hak Pemilik Lahan
ENDE, PRANUSA.ID — Pihak kontraktor pelaksana PT Bina Citra Teknik…