Dua Zona Sudah Hijau, Kalbar Masih Terapkan Belajar Online

pranusa.id July 10, 2020

Foto ilustrasi (Getty Images/Igor Alecsander)

PRANUSA.ID — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengumumkan kebijakan sekolah tahun ajaran baru tahun 2020/2021 yang akan dimulai pada tanggal 13 Juli mendatang, Kamis (9/7/2020).

Midji mengatakan bahwa kebijakan tersebut telah disesuaikan dengan apa yang telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman kemdikbud.go.id, Nadiem sebelumnya telah menyampaikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi sekolah jika ingin melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

1. Sekolah berada di kabupaten/kota yang zona hijau

2. Persetujuan pemerintah daerah

3. Sekolah harus memenuhi semua daftar periksa dan kesiapan pembelajaran tatap muka

4.  Persetujuan orang tua murid atas pelaksanaan pembelajaran tatap muka

“Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan belajar dari Rumah secara penuh,” kata Nadiem.

Meski sudah ada dua zona di Kalbar, Midji menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar secara tatap muka masih belum boleh dilaksanakan untuk mencegah penularan Covid-19.

Hal itu berarti pelajar masih menerapkan sistem belajar dari rumah hingga batas waktu yang belum ditentukan tergantung kondisi pandemi Covid-19.

Midji mengungkap telah mengeluarkan surat edaran kepada wali kota/bupati se-Kalbar, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama terkait penyelenggaraan pembelajaran dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat.

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Bedah Buku di Bekasi Ungkap Akar Sejarah Panjang Solidaritas Indonesia untuk Palestina
BEKASI, PRANUSA.ID — Kepedulian bangsa Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina…
Sentil Praktik Perjalanan Dinas Fiktif, Gubernur Ria Norsan Peringatkan ASN Kalbar Soal Ancaman Pidana
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Kebiasaan memotong durasi perjalanan dinas tanpa penyesuaian…
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Kekhawatiran Penerapan E-Voting pada Pemilu di Indonesia
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah menegaskan bahwa rencana penggunaan sistem pemungutan…
Candaan Purbaya Usai Dicopot dari Menkeu: Mau Mancing di Belakang Rumah Sambil Ngelamun, “Kenapa Dipecat?”
JAKARTA, PRANUSA.ID — Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bergurau…
Tegas Tangani Karhutla, Menhut Raja Juli Antoni Bekukan Izin Usaha 3 Perusahaan di Kaltim
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni membekukan…