Sutarmidji Minta Semua Pemda di Kalbar Buat Database Banjir Berbentuk Aplikasi

pranusa.id November 23, 2021

FOTO: Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

PRANUSA.ID — Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji meminta agar pemerintah daerah kabupaten/kota memiliki basis data banjir berbentuk aplikasi. Hal ini dinilai penting supaya dapat memudahkan pemerintah dalam mendata masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak banjir.

Kabupaten Melawi menjadi wilayah terparah terdampak banjir. Akses jalan nasional dari Kabupaten Sintang terputus akibat ketinggian air yang menggenang.

Dalam kesempatan kunjungan kerja ke Kabupaten Melawi, Sutarmidji mengingatkan agar pemerintah kabupaten tetap memerhatikan kebutuhan korban banjir. Meskipun di awal pekan ini banjir sudah mulai surut, namun masyarakat belum bisa memenuhi kebutuhan hidupnya karena sibuk membersihkan rumahnya.

“Sekalipun banjir sudah surut, masyarakat yang mengungsi akan membersihkan rumahnya. Sehingga menyebabkan mereka tidak bekerja dan itu yang harus diperhatikan pemerintah,” tegasnya saat menghadiri Malam Ramah Tamah bersama Bupati Melawi beserta jajaran, di Pendopo Bupati Melawi, Minggu (21/11/2021).

Ditegaskannya, penanganan banjir perlu mengedepankan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Ia mengingatkan masalah banjir tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

“Saya berharap ada sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, serta pihak swasta,” ujar dia.

Data masyarakat dan pemetaan wilayah rawan banjir sangat diperlukan dalam mitigasi bencana. Untuk itu, Sutarmidji pun meminta agar pemerintah kabupaten/kota bisa membangun aplikasi yang dapat memudahkan pendataan masyarakat berisi nama, nomor telepon, dan alamat masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir.

“Setiap kabupaten/kota di Kalbar harus memiliki database berbentuk aplikasi, sehingga memudahkan pemerintah setempat untuk mendata masyarakat yang sering terdampak banjir. Ini juga memudahkan pendistribusian bantuan dengan tepat dan lancar,” tutupnya. *(Diskominfo Kalbar)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…