Terduga Teroris AR di Kalbar Ditangkap, Kerabat Mengaku Terkejut

pranusa.id June 6, 2020

Suasana penangkapan AR, terduga jaringan terorisme di Mempawah, Kalbar. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. (TribunPontianak.com)

 

PRANUSA.ID — Densus 88 Anti Teror Brimob Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menangkap seorang terduga jaringan terorisme berinisial AR (21) di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar pada Jumat (5/6/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan puluhan petugas dari Tim Gabungan Resmob, Densus 88 Antiteror, Inafis dan Res Mempawah dengan senjata lengkap datang untuk menggeledah kediaman AR membuat sosok keluarga dan warga sekitar terkejut.

Salah seorang kerabat AR mengungkap bahwa pihak keluarga sangat terkejut dengan penangkapan AR yang terduga terlibat dalam jaringan terorisme. Padahal, keluarga mengenal sosok AR sebagai pribadi yang pendiam dan tertutup selama ini.

“Kesibukan keseharian AR seperti masyarakat normal lainnya. Pagi hari berangkat kerja, dan pulang malam hari. Kami sangat terkejut dan tidak menduga jika AR ini memiliki keterlibatan dengan jaringan terorisme,” kata salah seorang kerabat AR tersebut.

Meski tertutup, menurut dia, AR tetap bersahaja dan ramah kepada masyarakat disekitarnya. Hal ini yang kemudian membuat keluarga sama sekali tidak menduga jika AR memiliki keterlibatan dengan jaringan terorisme.

“Memang gerak-gerik AR sedikit mencurigakan. Namun, kami tidak menduga jika AR punya keterlibatan dengan terorisme. Kalau pun benar AR ini terlibat jaringan terorisme, kemungkinan dia direkrut melalui media sosial,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, AR yang bekerja sebagai karyawan depot air minum ditangkap di tempat kerjanya di Jalan Jurusan Pontianak Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar.

“Benar. Memang ada penangkapan. Diduga jaringan teroris. Tetapi saya belum mendapat informasi secara lengkap,” kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go.

Sebelum AR dibawa ke Mako Brimob, dia telah dibawa tim gabungan ke Polsek Sungai Pinyuh untuk melakukan pemeriksaan awal dan rapid test oleh Tim Satgas Covid-19.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu katana panjang, dua buah pisau sangkur, satu buah belati, satu bungkus black powder, dua bungkus belerang, amunisi senpi laras panjang, topi lambang ISIS.

Selain itu, polisi juga menemukan jaket loreng, ponsel Andorid, buku/lembaran buku berisikan jihad, satu box peralatan listrik (solder, baterai, kabel, dan lainnya), identitas tersangka (KTP dan paspor) dan buku rekening.

Hingga berita ini diturunkan, Polda Kalimantan Barat belum menanggapi dugaan terorisme tersebut. (Cornelia)

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…