Gunakan Jet Tempur, Israel Luncurkan Serangan Udara ke Selatan Lebanon


Ilustrasi: Serangan Udara melalui jet tempur

PRANUSA.ID– Israel dilaporkan telah melancarkan serangan udara ke selatan Lebanon melalui jet tempur. TV Al-Manar Hizbullah mengatakan, setidaknya pesawat tempur Israel tersebut menyerang Kota Mahmudiya sebanyak dua kali. Kota itu berjarak sekitar 12 kilometer dari perbatasan Israel.

Pihak Israel mengklaim bahwa serangan itu merupakan reaksi balasan setelah sekelompok orang bersenjata sebelumnya menembakkan tiga roket ke Israel pada Rabu (4/8/2021).

Namun, sebenarnya hingga saat ini belum terkonfirmasi dengan jelas siapa yang sebenarnya berada di balik serangan roket dari Lebanon ke Israel, apakah organisasi Palestina atau kelompok militan Syiah Hizbullah yang didanai Iran.

Namun, para analis Israel mengatakan, bahkan jika Hizbullah tidak berada di balik tembakan roket itu, mereka yang memegang kendali di Lebanon selatan sebenarnya dapat mencegahnya.

Brigadir Jenderal Israel, Nitzan Nuriel, mantan kepala biro antiterorisme Israel, mengatakan, kemungkinan besar itu adalah orang Palestina, bukan Hezbullah.

“Saya percaya Hizbullah tidak berada di belakang peristiwa terbaru ini. Saya percaya Hizbullah terlalu sibuk dengan apa yang harus mereka tangani di Lebanon. Organisasi-organisasi teror Palestina di bagian selatan Lebanon berusaha menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara mereka di Gaza.”

Israel dan Hizbullah terlibat dalam beberapa konflik bersenjata pada masa lalu, termasuk perang selama 34 hari pada 2006 yang berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi PBB.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top