Hendak Turunkan Bendera Taliban, 3 Warga Afghanistan Tewas Tertembak


Seorang milisi Taliban yang memegang senapan serbu M16 berdiri di luar Kementerian Dalam Negeri di Kabul, Afganistan. [REUTERS/Stringer]
PRANUSA.ID– Aksi protes pejuang pemerintahan Afghanistan di Jalalabad berujung petaka. Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka diduga karena para korban mencoba untuk mengganti bendera Taliban dengan Afghanistan, Rabu (18/8/2021).

Dikutip dari Suara.com yang melansir dari The Independent, aksi protes yang awalnya berjalan damai berubah menjadi bentrokan berdarah antara Taliban dan warga di Pashtunistan Square di timur kota Jalalabad, sekitar 115 km dari ibu kota Kabul.

Residen lokal Salim Ahmad mengatakan, bahwa anggota Taliban awalnya membuat tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan.

Dilansir dari Reuters, seorang saksi mata mengatakan setidaknya tiga orang meninggal akibat terkena tembakan yang belum diketahui dari mana asalnya.

Para korban diduga ditembak oleh Taliban setelah mencoba mengganti bendera kelompok tersebut menggunakan bendera Afghanistan.

Aksi serupa juga dilaporkan di alun-alun Daronta yang terletak tak jauh dari kota Jalalabad, serta di Khost, yang berjarak sekitar tujuh jam dari Jalalabad.

Dalam video yang dibagikan oleh media lokal di media sosial terdengar beberapa suara tembakan dan menyebabkan penduduk setempat berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Al Jazeera melaporkan orang-orang bersenjata yang melepaskan tembakan peringatan adalah para pejuang Taliban yang kemudian terlihat menyerang warga.

Dalam video lain, pengunjuk rasa terlihat mengibarkan bendera Afghanistan yang kemudian disambut sorak sorai orang-orang yang ada di sekitarnya.

Taliban belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi protes yang melibatkan anggotanya tersebut.

Sejak mereka menguasai Kabul pada hari Minggu, Taliban banyak mencopot bendera Afghanistan dan menggantinya dengan bendera hitam putih milik Taliban.

Puluhan pejuang Taliban juga terlihat mengibarkan bendera Taliban dan mengibarkannya di gedung-gedung utama di seluruh Afghanistan.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top