Aturan Ganjil Genap, Anies: Ikut atau Tidak Buka Sama Sekali

pranusa.id June 17, 2020

Ilustrasi Pasar Kebayoran Lama (Tan Yoh / BD)

PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka kembali pasar tradisional dengan memberlakukan kebijakan ganjil genap selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Kebijakan itu lantas menuai pro dan kontra dari para pedagang di pasar. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara tegas meminta para pedagang yang ingin tetap berjualan untuk tetap mematuhi aturan ganjil genap tersebut.

“Harus ganjil genap, karena memang saat ini kapasitasnya hanya boleh 50 persen demi keselamatan pedagang,” kata Anies di kawasan Stasiun Sudirman, Rabu (17/6/2020).

Menurut dia, pusat penyebaran virus corona saat ini berada di pasar di Jakarta. Pekan lalu, dia menerima data terakhir dari Pasar Jaya yang menyebut sebanyak 52 pedagang telah terpapar virus corona di sejumlah pasar di Jakarta.

Untuk itu, aturan ganjil genap toko di pasar harus diberlakukan agar para pedagang dapat tetap berjualan, namun sekaligus sebagai upaya pencegahan penularan virus corona demi keselamatan para pedagang dan pembeli.

Anies menegaskan ada dua pilihan yang dapat diambil oleh para pedagang. “Pilihannya adalah ganjil genap sekarang atau tidak buka sama sekali. Kalau mau ganjil genap kita buka sekarang. Kalau tidak, tidak buka dan mereka pilih ikut,” ujar dia.

Kebijakan ganjil genap juga diiringi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pasar. Jadi, para pedagang dan pembeli wajib mengikuti protokol kesehatan selama penerapan PSBB transisi.

Misalnya, para pedagang diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, meminta para pengunjung untuk mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh mereka di depan pintu masuk utama.

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…