Berpotensi Menginfeksi, Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus Sampah Masker dan APD

pranusa.id April 9, 2020

(Gambar: kompas)

PRANUSA.ID — Dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan penanganan khusus terhadap sampah masker sekali pakai dan APD dari rumah tangga di Jakarta.

Sampah-sampah yang dikhawatirkan berpotensi menjadi limbah infeksius tersebut akan dipisah dan ditampung dalam wadah khusus ketika sampai di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

“Jadi kalau itu, kita pisahin khusus tuh, Mas. Kan, kita sudah bikin protokol bagaimana petugas menanganinya. Sama kita itu dikumpulin. Ada titik-titik tertentu, kayak kemarin ada di dipo TPS Cililitan. Itu dikumpulin, kan dia sudah terkantong khusus,” kata Yogi sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/4/2020).

Meski jumlah TPS yang memiliki wadah khusus tidak disebut, namun TPS khusus tersebut dipastikan Yogi akan dimiliki setiap wilayah kota administrasi Jakarta sehingga dapat menimbun sampah dari rumah tangga, khususnya sampah masker dan APD.

“Nanti saya cek datanya, tapi yang pasti tiap kota ada. Jadi, ada TPS khusus yang diperlakukan khusus untuk menampung sampah sisa masker ini,” tuturnya.

Yang jelas, sebelum sampah tersebut dimasukkan ke dalam wadah khusus yang tertutup, akan dilakukan pemilahan terlebih dahulu terhadap APD bekas pakai dan sampah rumah tangga lainnya.

Setelah itu, akan dilakukan pengiriman sampah kepada pihak ketiga penyedia jasa pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) atau sampah medis.

Adanya perlakuan terhadap sampah di TPS khusus sebagai limbah infeksius membuat para petugas yang datang ke lokasi penimbunan wajib menggunakan APD lengkap.

“Itu tertutup, ada pembatasnya. Yang bisa ke sana, petugas ber-APD lengkap yang sudah ditugaskan khusus. Tapi kita engga pakai hazmat, karena itu rekan-rekan medis,” kata Yogi.

Meski tidak menggunakan pakaian hazmat, Yogi mengaku mereka tetap menggunakan jas hujan yang tertutup sehingga tetap aman ketika menangani sampah-sampah tersebut.

“Kita pakai jas hujan yang cukup amanlah, tertutup dari atas sampai bawah sama sarung tangan yang sekali pakai,” tambah Yogi.

Penulis: Jessica Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Dorong Perekonomian Lokal, Mendagri Minta Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong…
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Kabakom Qodari Sebut Prabowo Sedang Pimpin Reformasi Ekonomi Jilid Dua
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan…
Manipulasi Hasil Audit BPK, Pejabat Pemkab Muara Enim Diminta Siapkan Imbalan Rp1,6 Miliar
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dua kasus dugaan…
Anggota DPR RI Esti Wijayati Minta Pemerintah Perjelas Status Kepegawaian Guru Honorer
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat…
Peringati Hari Lanjut Usia, Wali Kota Pontianak Dorong Kemandirian dan Produktivitas Lansia
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Pemerintah Kota Pontianak terus mengoptimalkan kualitas hidup…