Dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, GPP Melaunching Gerakan Pangan Pancasila


Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, saat menjadi keynote speaker sekaligus meresmikan Gerakan Pangan Pancasila, Selasa (17/08/2021).

PRANUSA.ID– Bertepatan dengan hari ulang tahun ke-76 Republik Indonesia, Gerakan Pembumian Pancasila (GPP) menyelenggarakan Diskusi Publik IV dengan tema “Pancasila Harus menjadi Ideologi yang Memerdekakan dalam Memecahkan Kompleksitas Masalah Pandemi Covid 19 di Indonesia”, pada Selasa (17/08/2021).

Dalam kesempatan itu, GPP juga sekaligus melaunching Gerakan Pangan Pancasila. Gerakan dalam wujud koperasi yang berfokus pada sektor ketahanan pangan tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan gotong royong dan harmonisasi sesama, baik konsumen maupun produsen, dengan cara membeli hasil produksi berupa pangan yang sehat langsung dari produsen dengan harga yang layak dan pantas.

Acara yang dilangsungkan secara virtual tersebut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM, Tenten Masduki. Dalam sambutannya sebagai Keynote Speaker, Menteri Tenten memberikan apresiasi kepada GPP yang melaunching Gerakan Pangan Pancasila.

“Sektor pertanian menjadi salah satu andalan sejak mewabahnya Covid-19 di Indonesia. Lapangan usaha seperti pertanian, perhutanan, dan perikanan tumbuh sampai 12,93%. Sehingga saya kira fokus GPP ke kedaulatan pangan sudah tepat. Karena dari segi bisnis, ini sektor yang lagi tumbuh,” ujar Menteri Tenten.

Tenten pun menambahkan, koperasi seperti Gerakan Pangan Pancasila merupakan wadah yang tepat untuk menyediakan pangan yang murah dan mudah diakses serta stabil.

“Namun, perlu diperhatikan, koperasi bukan hanya sekedar menjual produk, tapi juga mengolah. Sehingga perlu bagi pengurus dan anggota belajar teknologi dan mempunyai manejemen serta tata kelola yang profesional,” ungkapnya.

Ketua Tim Pengarah Gerakan Pangan Pancasila, Erdy Techrisna, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa gerakan pangan dalam wujud koperasi ini merupakan upaya untuk menghubungkan petani dan konsumen sebagai anggota sehingga dapat berkomunikasi secara transparan agar petani bisa mendapat keuntungan yang sesuai, dan konsumen mendapatkan produk yang layak dan sehat.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Eksekutif Gerakan Pangan Pancasila, Joko Nugroho. Ia mengatakan Gerakan Pangan Pancasila dijiwai oleh nilai ideologi bangsa, secara khusus sila 5, sehingga diharapkan gerakan ini dapat mendorong agar ada pangan dengan nilai dan harga yang adil bagi produsen dan sehat bagi konsumen.

Pembacaan surat keputusan Tim Kerja Gerakan Pangan Pancasila dilakukan oleh Sekjen Dewan Pengurus Pusat (DPP) GPP, Bondan Kanumoyoso, dan dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP GPP, Antonius Manurung.

“Koperasi adalah wadah ekonomi kerakyatan sesuai dengan visi ekonomi Mohammad Hatta. Semoga Gerakan Pangan Pancasila mampu menciptakan kesejahteraan baik bagi produsen dan konsumen,” ungkap Antonius Manurung saat mengukuhkan kepengurusan Gerakan Pangan Pancasila.

Selain, Gerakan Pangan Pancasila, GPP juga mendeklarasikan pembentukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) di dua provinsi baru, yakni Maluku Utara dan Papua Barat.

Gerakan Pembumian Pancasila (GPP) merupakan organisasi independen berkarakter gotong-royong dari sekumpulan aktivis berbagai agama dan kepercayaan kepada Tuhan YME yang secara moral mendukung serta membantu pemerintah dan masyarakat dalam membumikan Pancasila. Gerakan ini tumbuh sebagai rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air bernafaskan nilai-nilai luhur Pancasila.

Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top