Ditanya Politisi yang Berhasil Atau Gagal, Amien Rais: Saya Gagal Jadi Presiden

pranusa.id March 20, 2021

Politikus senior Amien Rais. (ANTARA)

PRANUSA.ID– Program “Satu Jam Lebih Dekat” yang tayang pada Jumat (19/03/2021), menghadirkan sosok Amien Rais sebagai narasumber dengan dipandu oleh pembawa acara Indi Rahmawati. 

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh Indi kepada Amien Rais terutama terkait kiprahnya sebagai tokoh reformasi pada tahun 1998. 

Salah satu pertanyaan menarik yang disampaikan oleh Indi Rahmawati, apakah seorang Amien Rais merupakan politisi yang berhasil atau politisi gagal.

“Anda merupakan politisi yang berhasil atau politisi gagal?,” tanya Indi Rahmawati,” yang dikutip dari tayangan kanal YouTube Talk Show tvOne. 

Amien Rais pun menjawab bahwa kadang-kadang dia merasa menjadi politisi yang berhasil dan juga kadang-kadang tidak. Ia kemudian mencontohkan posisi dirinya sebagai politisi berhasil saat duduk menjabat sebagai Ketua MPR RI.

“Waktu saya jadi Ketua MPR, saya bisa melakukan beberapa perubahan. Misalnya sekarang kita menikmati otonomi daerah, lantas tidak ada lagi dwifungsi ABRI, kemudian juga sekarang pemilihan umum langsung memilih gubernur, wali kota, bupati, presiden. Itu langsung, tidak dimonopoli oleh anggota MPR,” jelasnya.

Entah bergurau atau memang serius, Amien mengaku kadang juga merasa menjadi politisi gagal, karena ia gagal menjadi Presiden RI.

“Yang gagal, saya gagal jadi presiden,” ujar Amien Rais sambil tertawa, yang disambut tepuk tangan penonton.

Amien Rais lantas menyebut bahwa selama ini orang-orang lebih mengenalnya sebagai ‘King Maker’, tapi tidak pernah menjadi ‘King’.

“Ya memang, saya kira betul bahwa saya cuma menjadi ‘King Maker’, tidak pernah menjadi king sendiri. Tapi mudah-mudahan king yang dibuat bersama-sama itu menjadi king yang bagus,” kata Amien Rais.

Bahkan menurutnya, sejumlah artikel dari luar negeri pun menyebutnya sebagai ‘King Maker’. Meski demikian, Amien Rais mengatakan bahwa dia selalu berusaha untuk merasa puas dengan kedudukannya.

“Jadi ketika saya membaca artikel di berbagai jurnal dari luar negeri, mereka itu menjuluki saya ‘King Maker’. Jadi ‘King Maker’ itu menjadikan seseorang presiden atau wakil presiden, tapi dia sendiri ya harus puas dengan kedudukannya itu,” kata Amien Rais.

 

Laporan: Bagas R

Editor : Bagas R

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Siapkan Tabung CNG 3 Kilogram, Pemerintah Targetkan Kurangi Impor Elpiji Bersubsidi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah Republik Indonesia tengah menyiapkan terobosan pengembangan…
Jadi Korban Hoaks di Media Sosial, Yusril Tegaskan Tak Pernah Memvalidasi Keaslian Ijazah Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,…
Sebut Kondisi Indonesia Masih “Poco-Poco”, Megawati: China Sudah Merancang Masa Depan untuk 200 Tahun ke Depan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengkritik…
Perkuat Keamanan Laut, Kapolres Ende Resmikan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu Kecamatan Maurole
ENDE, PRANUSA.ID – Kapolres Ende Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi…
Nilai Amien Rais Serang Ranah Pribadi Seskab Teddy, GP Ansor Ingatkan Etika Berpolitik
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin…