PDIP Kritik Mendag Lutfi Ngotot Impor Beras: Menteri Harus Belajar dari Jokowi!

pranusa.id March 21, 2021

Hasto Kristiyanto, Sekjend PDIP (www.pdiperjuangan.id)

PRANUSA.ID — Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi bersikeras membuka keran impor beras dan garam sekalipun mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa politik pangan nasional merupakan politik pangan berdikari.

“Politik pangan nasional adalah politik pangan berdikari. Indonesia memiliki keanekaragaman pangan yang luar biasa,” kata Hasto secara tertulis, Sabtu (20/3).

Ia sungguh menyayangkan langkah yang diambil oleh Lutfi. Menurutnya, lebih baik jika pemerintah meningkatkan produksi pangan ketimbang membuka keran impor tersebut.

Untuk itu, Hasto meminta Lutfi sebagai seorang menteri untuk belajar dari Presiden Joko Widodo yang selalu membangun dialog dan mendengarkan suara rakyat.

“Menteri harus belajar dari kepemimpinan Presiden Jokowi yang selalu membangun dialog, menyerap aspirasi, mengemukakan data-data yang objektif, baru mengambil keputusan,” tutur Hasto.

“Menteri tidak hidup di menara gading sebab ia adalah pengemban tugas sebagai pembantu presiden,” imbuh dia.

Hasto kemudian meminta pemerintah untuk tidak mengorbankan para petani. Ia menilai lebih baik jika Lutfi mau mendengarkan suara rakyat yang menolak kebijakan impor komoditas beras dan garam tersebut.

“Menteri sebagai pembantu presiden, di dalam mengambil keputusan politik, harus senafas dengan kebijakan politik pangan presiden dan berupaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional serta berpihak pada kepentingan petani,” jelas Hasto.

Diketahui, pemerintah berencana untuk melakukan impor beras sebanyak satu juta ton dalam waktu dekat dan sebanyak 3 ton garam pada tahun ini.

Laporan: Kris
Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Siapkan Tabung CNG 3 Kilogram, Pemerintah Targetkan Kurangi Impor Elpiji Bersubsidi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah Republik Indonesia tengah menyiapkan terobosan pengembangan…
Jadi Korban Hoaks di Media Sosial, Yusril Tegaskan Tak Pernah Memvalidasi Keaslian Ijazah Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,…
Sebut Kondisi Indonesia Masih “Poco-Poco”, Megawati: China Sudah Merancang Masa Depan untuk 200 Tahun ke Depan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengkritik…
Perkuat Keamanan Laut, Kapolres Ende Resmikan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu Kecamatan Maurole
ENDE, PRANUSA.ID – Kapolres Ende Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi…
Nilai Amien Rais Serang Ranah Pribadi Seskab Teddy, GP Ansor Ingatkan Etika Berpolitik
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin…