Komnas HAM: Penundaan Pilkada Memiliki Landasan Yuridis yang Kuat

pranusa.id September 11, 2020

Ilustrasi: (Medcom.id/Mohamad Rizal)

PRANUSA.ID — Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Hairansyah meminta pemerintah untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020.

Menurutnya, pandemi Covid-19 ini masih jauh dari kata berakhir dengan penyebaran dan penularan yang belum terkendali.

“Dengan belum terkendalinya penyebaran Covid-19, bahkan jauh dari kata berakhir saat ini, maka penundaan tahapan pilkada memiliki landasan yuridis yang kuat,” kata Hairansyah, Jumat (11/9/2020).

Berdasarkan data pemerintah, total terkonfirmasi kasus positif Covid-19 hingga Kamis, 10 September 2020, berhasil mencapai angka 3.861 kasus.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahkan mencatat ada sebanyak 60 bakal calon kepala daerah dinyatakan positif menginfeksi virus corona.

Hal inilah yang kemudian membuat Hairansyah merasa yakin bahwa klaster baru Pilkada benar-benar ada.

Dia pun merawa khawatir jika kasus Covid-19 yang semakin meningkat akibat tahapan pilkada yang dilanjutkan tersebut akan merenggut hak asasi manusia (HAM).

HAM yang dimaksud adalah hak atas hidup, hak atas sehat, dan hak atas rasa aman yang dimiliki oleh setiap orang.

Untuk itu, ia meminta agar tahapan Pilkada lanjutan itu ditunda sampai pandemi berakhir atau minimal Covid-19 sudah mampu dikendalikan.

“Seluruh proses yang telah berjalan tetap dinyatakan sah dan berlaku untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi para peserta Pilkada,” ujar dia.

Penundaan tahapan Pilkada itu dilakukan seiring kebijakan yang dikeluarkan UN tentang Policy brief on election Covid-19.

Dalam kebijakan itu, ditegaskan bahwa pemilu yang dilakukan secara periodik bebas dan adil memang merupakan suatu hal yang penting.

Namun, menimbang situasi darurat saat ini, Hairansyah menyatakan harus lebih memperhatikan kesehatan dan keamanan publik (human security).

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Sempat Disetrum Hingga Ditendang Militer Israel, 9 Relawan GSF 2.0 Asal Indonesia Berhasil Dibebaskan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul…
Rayakan HUT Ke-13, Social Movement Institute Gelar Konser Kritik “Bangkitlah Politik Anak Muda” di Titik Nol Jogja
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Organisasi pergerakan pemuda Social Movement Institute merayakan…
Kritik Keras Kinerja Pejabat, Anies Minta Pemerintah Setop Beri ‘Obat Tidur’ dan Bercanda di Tengah Krisis
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melontarkan…
Minta Rakyat Rekam Aparat Pembeking Koruptor, Prabowo: Jangan Dilawan, Langsung Lapor ke Saya!
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan…
Sahroni Dukung Penuh Sikap Keras Prabowo Sikat Aparat Nakal Pembeking Kejahatan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto agar memberangus…