NasDem Sebut FPI Tetap Terlarang Jika Anies Presiden, Eks Pengurus Buka Suara

pranusa.id January 18, 2023

Ilustrasi. (Tribunnews/JEPRIMA)

PRANUSA.ID — Wasekjen NasDem Hermawi Taslim menyebut Anies Baswedan akan tetap melarang FPI dan HTI jika terpilih jadi presiden.

Mantan Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) yang juga pengacara dari Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, merespons pernyataan tersebut.

“FPI Front Persaudaraan Islam maksudnya? Front Persaudaraan Islam tidak ada yang melarang, kok,” kata Aziz Yanuar saat dihubungi, Selasa (17/11/2022).

“Halusinasi dia mungkin,” ujar Aziz.

Diketahui, setelah pemerintah melarang Front Pembela Islam (FPI), kelompok pendukung dan pengikut Habib Rizieq itu mendeklarasikan Front Persaudaraan Islam yang juga disingkat FPI.

Aziz, yang juga pengurus Front Persaudaraan Islam, pun menyampaikan kritik terhadap Hermawi Taslim. Dia meminta Taslim membumi dan tidak asal bicara.

“Iya, suka berhalusinasi dan over-superior kadang. Down to earth suppose to be. Belum berkuasa sepenuhnya sudah sedemikian rupa kelakuannya, berubahlah,” katanya.

“Bagaimana mau merestorasi Indonesia jika mentalnya masih seperti inlander begitu sesama anak bangsa?” ucapnya.

Sebelumnya, Hermawi Taslim memastikan bahwa organisasi terlarang akan tetap terlarang jika Anies Baswedan terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2024. Taslim mengatakan hal itu sudah menjadi komitmen bersama.

“Kalau tentang FPI dan HTI dan segala macam, itu kan sudah komitmen kita bersama. Jangan pun Anies, orang lain pun yang jadi menteri, yang jadi presiden NasDem akan pasang badan supaya organisasi-organisasi terlarang itu tetap dilarang,” kata Taslim dalam acara acara Adu Perspektif kolaborasi detikcom dengan Total Politik bertema ‘Koalisi Partai: Makin Erat atau bubar’, Senin (16/1/2023).

Taslim mengatakan NasDem memberikan garansi akan tetap melarang organisasi terlarang itu. Dia menyebut keputusan itu akan tetap dipertahankan.

“Kalau itu kami memberi garansi, itu keputusan itu akan terus kita pertahankan organisasi yang sudah dilarang itu akan tetapi dilarang,” jelasnya.

Taslim menambahkan bahwa pelarangan HTI dan FPI adalah bagian dari perjuangan NasDem. Selain itu, Taslim mengatakan NasDem juga akan meneruskan program Presiden Jokowi yang dianggap baik.

“Pelarangan HTI dan FPI itu bagian dari perjuangan NasDem selama bertahun-tahun, jauh sebelum kita deklarasikan Anies. Dan bukan hanya itu ada banyak sekali keputusan-keputusan pemerintah Jokowi yang kita anggap baik dan kita akan teruskan, pasti,” jelasnya. (*)

Editor: Cornelia

Detik.com

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Balas Aksi Mahasiswa, Ribuan Warga Kalbar Gelar Demonstrasi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat…
DPRD Kalbar Akui Banyak Tuntutan Mahasiswa di Luar Kewenangan Daerah, Janji Teruskan Aspirasi ke Pusat
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat Rusmidi…
Gelar Aksi Demonstrasi, Aliansi Reformasi Kalbar Sebut Program Nasional Belum Menjawab Persoalan Daerah
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Reformasi…
Hasil Ekstraktif ke Pusat, Sampah Ke Daerah
KOLOM– Sejumlah Kepala Daerah melakukan protes kepada Pemerintah Pusat dan…
Gandeng SMA Kolese De Britto, SMP Maria Immaculata Yogyakarta Bekali Pengurus OSIS Nilai Kepemimpinan
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Kebutuhan akan sosok pemimpin muda yang cerdas,…