Kebakaran di Siantan, Kalbar Merenggut Nyawa Lansia Hingga Tewas

pranusa.id November 10, 2019

(Gambar: Ruai.tv)

 

PRANUSA.ID — Musibah kebakaran kembali menimpa warga Kota Pontianak. Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 malam WIB, kemarin, Sabtu (8/11/2019).

Kebakaran hebat tersebut tidak hanya melanda rumah warga di Gang Sadaraya, Siantan, Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melainkan juga menelan korban jiwa seorang lansia.

Menurut informasi Asmah (41), salah satu warga sekitar yang turut menyaksikan amukan dari si jago merah, ada lima rumah yang terbakar di Gang Sadaraya.

Kelima rumah yang terbakar tersebut adalah rumah Mina, Yanto, Wahyu, Ema, dan Pendi. Korban-korban tersebut pun ternyata masih memiliki tali persaudaraan.

Warga sekitar juga menuturkan bahwa membesarnya api disertai dengan suara ledakan. Hal ini diceritakan lebih lanjut oleh salah satu korban kebakaran, Pendi (41) yang menduga bahwa sumber api tersebut berasal dari rumah adiknya, Minah. Hal ini dikarenakan rumah Minah berada di belakang rumahnya.

“Rumah saya dan rumah adik saya, Minah, bertemu dapur,” ungkap Pendi.

Ketika ia keluar rumah dan melihat api membesar, ia mengaku langsung kembali dan berusaha menolong ibunya yang sudah lansia yang tinggal bersama Minah. Namun, sayangnya, api terlalu besar untuk dilaluinya. Sementara itu, istri dan anaknya langsung terbangun dan keluar untuk menyelamatkan diri.

Tak hanya warga sekitar, musibah kebakaran itu turut disaksikan langsung oleh Kapolresta Pontianak, AKPB Komarudin dan Camat Pontianak Utara, Aulia Chandra yang ada di lokasi kebakaran.

Komarudin mengatakan bahwa pihaknya akan terus menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan beberapa rumah warga di Gang Sadaraya.

“Kita masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan,” jelas Kapolresta.

Untuk sementara, ia menduga bahwa penyebab kebakaran berasal dari hubungan pendek atau korsleting sehingga api cepat membesar karena material bangunan dari kayu.

Berikut tiga rumah warga yang hangus terbakar:
1. Kepala keluarga Wahyu, istri, dan tiga anak.
2. Kepala keluarga Mariyanto, istri, satu anak, dan dua keponakan.
3. Aminah, satu anak di rumah, satu anak di pondok, dan ibunya yang menjadi korban jiwa.

Adapun dua rumah yang rusak karena terkena dampak kebakaran:
1. Kepala keluarga Sabarudin, istri, dan satu anak.
2. Zaenah dan satu anaknya.

Polisi pun membenarkan bahwa musibah tersebut telah menelan korban jiwa, yaitu seorang lansia bernama Saimun dengan usia sekitar 80 tahun. Kapolres juga mengatakan bahwa untuk melengkapi penyidikan, pihaknya masih melakukan musyawarah dengan pihak keluarga untuk melakukan visum terhadap jenazah.

 

 

Penulis: Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Iran Buka Jalur Teluk Persia, Dua Kapal Pertamina Bersiap Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA, PRANUSA.ID – PT Pertamina International Shipping mengumumkan bahwa dua…
BNI Janji Kembalikan 100 Persen Dana Nasabah Jemaat Paroki Aek Nabara dalam Sepekan
JAKARTA, PRANUSA.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menargetkan…
Bidik 100 Ribu Penerima Manfaat, Mensos Percepat Perluasan Program Sekolah Rakyat pada 2027
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial mempercepat perluasan program…
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Termul-Termul Itu, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla,…
Satu Warga Asal Malaysia Ikut Jadi Korban Tewas dalam Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar
SEKADAU, PRANUSA.ID – Otoritas pemerintah negeri jiran mengonfirmasi tewasnya satu…