Amien Rais Sebut Banyak Menteri Tak Paham Kehidupan Rakyat

pranusa.id July 4, 2020

Politikus senior PAN Amien Rais. (ANTARA)

PRANUSA.ID — Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai banyak menteri di Kabinet Indonesia Maju tidak begitu memahami kehidupan rakyat Indonesia. Menurutnya, itu adalah salah satu kelemahan pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Hal itu disampaikannya dalam wawancara di akun Instagram @amienraisofficial terkait ancaman Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal reshuffle kabinet beberapa waktu lalu.

“Saya melihat kelemahan dari kabinet Jokowi yang sekarang ini, di periode keduanya, itu memang banyak menteri-menteri itu yang saya kira, maaf ya, tidak begitu paham dengan kehidupan rakyat yang kembang kempis, yang betul-betul kehidupannya itu sangat berat,” kata Amien, Jumat (3/7/2020).

Dia menilai banyak menteri Jokowi yang terbiasa hidup dengan kemewahan sehingga sulit memahami kondisi rakyat. “Mereka itu kan kehidupannya seperti di angkasa luar ya, selalu enak ya, di zona comfort, istilahnya orang sekarang itu,” ujar dia.

Hal ini yang kemudian membuat banyak menteri Jokowi kesulitan untuk mementingkan kepentingan bangsa dan rakyat diatas kepentingan pribadinya.

“Tiba-tiba direkrut jadi menteri-menteri yang mestinya mementingkan kepentingan bangsanya, rakyatnya lebih dahulu, dari kepentingan dirinya sendiri. Nah, saya lihat itu tidak terjadi,” imbuh Amien.

Meski begitu, dia berharap pemerintahan Jokowi tidak rontok sebelum tahun 2024. Untuk itu, dia berpesan agar Jokowi dapat memilih orang-orang yang tepat dengan watak kerakyatan mendalam dan paham bahwa jabatan menteri bukan untuk memperkaya diri jika akan melakukan reshuffle kabinet.

Presiden Joko Widodo pada 18 Juni lalu memang menyampaikan ancaman reshuffle kabinet di hadapan para menteri Kabinet Indonesia Maju dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Namun, informasi tersebut baru terungkap dalam video yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6/2020).

(Cornelia)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Presiden Prabowo Ancam Cabut Hak Guna Usaha Korporasi yang Terbukti Terlibat Karhutla
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Kepolisian Negara…
Menkeu Purbaya Tunggu Hitungan BNPB untuk Tambahan Anggaran Mitigasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu…
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…