Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Polarisasi Politik Makin Menguat di Pilpres 2024?

pranusa.id July 21, 2022

Habib Rizieq Shihab. Foto: JPNN.com/Ricardo

PRANUSA.ID — Pengamat politik Ujang Komaruddin memprediksi ancaman polarisasi politik di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan terminimalkan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu menilai situasi di Pilpres 2024 akan berbeda dengan situasi di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikannya menanggapi kabar Habib Rizieq Shihab yang bebas bersyarat pada Rabu (20/7/2022). Rizieq diketahui memiliki kedekatan dan mendukung Prabowo Subianto saat di Pilpres 2019 lalu.

Polarisasi politik di Pilpres 2019 pun terjadi antara pendukung Jokowi dan Prabowo.

“Saya melihat situasinya akan berbeda di 2024 nanti. Ancaman itu akan terminimalisir karena ada banyaknya poros, ” kata Ujang dilansir Suara.com, Rabu (20/7/2022).

“Kalau di 2019 lalu Pilpres kan dua pasangan berhadapan Habib Rizieq ada di Prabowo dan Jokowi dengan teman-temannya,” ujar Ujang.

Berbeda dengan tahun 2024, Ujang menilai polarisasi politik akan berkurang. Pasalnya, ia memprediksi ada tiga atau empat poros pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) sehingga tidak ada pertarungan dua kubu.

“Kemungkinan yang terbentuk tiga poros bahkan empat poros. Kalau tiga sampai empat poros pasangan capres dan cawapresnya. Artinya ya polarisasi itu akan terminimalisir karena tidak ada pertarungan dua kubu,” jelasnya.

“Kecuali kalau porosnya ada dua lagi, Poros Jokowi yang didukung Jokowi misalnya poros yang didukung oleh Habib Rizieq baru itu akan terjadi kepenguatan polarisasi. Tapi 2024 keliatannya porosnya tiga, bagus-bagusnya empat. Ancaman itu akan terminimalisir karena ada banyaknya poros,” tutur Ujang.

Ujang juga memprediksi kemungkinan partai oposisi menggandeng Habib Rizieq untuk mendulang suara di Pilpres 2024.

“Kelihatannya mungkin-mungkin saja. Karena kan pendukungnya juga masih banyak. Dan capres cawapres butuh dukungan suara dari pendukungnya itu. Suka tidak suka senang tidak senang, Kemungkinan akan didekati, untuk kepentingan capres dan cawapres-an,” ungkapnya. (*)

Penulis: Jessica C.
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Bencana Karhutla Nasional, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Pemadaman di Lapangan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan dan mengerahkan…
Kapolri Listyo Sigit Amankan Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal…
Dampak Karhutla di Kalbar: Lima Penerbangan dari Pontianak Delay, Satu Pesawat Dialihkan ke Batam
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan…
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…